Beauty

Jangan Salah Langkah! Begini Cara Merawat Kulit Sensitif

Setiap orang memiliki karakter kulit yang berbeda-beda. Untuk itu perawatannya tidak bisa sembarangan dan memerlukan perhatian sesuai kebutuhan kulit. Salah dalam perawatan, bukannya kulit sehat terawat yang didapat, justru malah sebaliknya. Tentu tidak ingin bila kulit cantikmu memiliki masalah hanya karena kurang teliti dalam merawatnya. Terutama bagi pemilik kulit sensitif yang cenderung mengalami iritasi. Merawat kulit sensitif memerlukan ketelatenan dan kesabaran. Serta kecermatan dalam memilih produk perawatan kulit.

Kulit sensitif merupakan kondisi kulit yang menimbulkan reaksi berlebihan saat berhubungan dengan faktor tertentu. Kulit akan cederung mengalami iritasi dan mengalami berbagai keluhan lain seperti gatal, timbulnya jerawat, kering bahkan menimbulkan rasa terbakar. Faktor-faktor tersebut biasanya berasal dari udara, makanan atau zat kimia yang terdapat pada produk perawaran kulit. Faktor genetik juga menjadi penyebab seseorang memiliki kulit sensitif.

Mungkin sekilas kulit sensitif dan kulit alergi terlihat sama. Namun, ternyata keduanya itu berbeda loh. Kulit yang mengalami alergi biasanya terjadi karena sistem kekebalan tubut yang terganggu akibat rangsangan suatu zat. Sedangkan, reaksi kulit sensitif akan timbul tergantung dari seberapa banyak dan seberapa sering seseorang terpapar oleh faktor tersebut.

Ciri-Ciri Kulit Sensitif

Kulit akan mengalami beberapa kejala akibat terpapar oleh zat tertentu yang menimbulkan reaksi. Reaksi kulit sensitif terdahap suatu zat berbeda-beda tergantung dari intensitas paparan. Berikut adalah ciri-ciri jika kamu memiliki kulit sensitif:

Terdapat Ruam dan Kemerahan

Seseorang yang memiliki kulit sensitif akan mendapati bercak kemerahan dan ruam pada kulitnya saat menerima suatu rangsangan. Bahkan, tak jarang mengakibatkan telangiektasis.

Kemerahan pada kulit sensitif bisa terjadi secara langsung saat kulit melakukan kontak dengan suatu zat. Namun, tak jarang ruam dan kemerahan muncul beberapa saat setelah zat tersebut mengenai kulitmu.

Kulit Terasa Gatal

Saat memakai suatu produk perawatan kulit atau produk kecantikan, kemudian kulitmu mengeluarkan senasi gatal. Ini bisa jadi pertanda jika kulitmu sensitif. Meskipun rasa gatal bersifat sementara tetapi akan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Usahakan untuk tidak menggaruk kulitmu karena akan membuatnya semakin parah dan terluka. Jika muncul gejala seperti ini baiknya segera hentikan penggunana produk.

Terasa Perih dan Terbakar

Ciri kulit sensitif selanjutnya adalah munculnya rasa perih dan terbakar. Umumnya reaksi ini akan disertai dengan bercak kemerahan dan ruam pada sekitar area kulit sensitif.

Kulit menjadi lebih rentan terkena paparan buruk sinar matahari. Reaksi perih dan terbakar muncul akibat menggunakan produk dengan konsentrasi tinggi.  Biasanya terdapat pada produk perawatan kulit yang mengandung alkohol, fragrance, paraben atau produk dengan label anti-aging.

Rentan Mengalami Breakout

Mengalami kulit breakout tentu saja menyebalkan.  Kondisi ini berasal dari penumpukan minyak, debu, polusi dan kosemetik yang menyumbat pori-pori kulit.

Untuk itu bagi pemilik kulit sensitif wajib memperhaikan cara membersihkan wajah yang baik supaya tidak meninggalkan kotoran pada pori-pori.

Kulit Terasa Kering dan Mengelupas

Memiliki Kulit sensitif kerap kali menimbulan reaksi seperti kulit menjadi kering dan terkelupas. Kulit yang seperti ini tandanya sedang mengalami dehidrasi. Untuk itu rajinlah mengaplikasikan pelembab pada kulit wajah.

Memilih pelembab juga tidak sembarang, pelembab dengan kandungan gliserin, dimethicoe, mineral serta potralium baik untuk kulit sensitif.

Kandungan Skincare yang Harus Dihindari

Memilih produk perawatan kulit untuk kulit sesitif terbilang cukup sulit. Tidak semua kandungan cocok untuk jenis kulit sensitif. Tentunya ini membuat khawatir jika pemilihan produk perawatan kulit ternyata menimbulkan efek tertentu atau bahkan memperburuk keadaan kulit. Maka dari itu hindari produk perawatan kulit yang mengandung zat  iritan untuk kulit sensitif seperti berikut:

1. Retinol

Retinol merupakan kandungan yang mampu menyebabkan iritasi pada kulit sensitif. Memang pada dasarnya retinol dapat membantu mengatasi jerawat dan meningkatkan produksi kolagen. Namun untuk kulit sensitif dapat memicu ruam, kemerahan dan pengelupasan kulit. Kandungan alternatif sebagai pengganti retinol adalah bakuchiol.

Bakuchiol berasal dari estrak tanaman sehingga termasuk kedalam kandungan alami yang tidak memicu iritasi kulit. Mesti begitu, bakuchiol juga bekerja sama baiknya dengan retinol pada malam hari.

2. Asam Hydroxy Alfa (AHA)

Selanjutnya Asam Hydroxy Alfa atau AHA seperti laktat, asam malsafat dan glikolat sebagai zat exfoliant. kandungan ini populer karena mampu mencerahkan kulit, mengecilkan pori-pori dan mengangkat sel kulit mati.

Pada kulit sensitif mungkin akan menimbulkan sensitivitas tinggi saat terkena cahaya matahari. Sebagai pengganti AHA pilihlah kandungan asam  yang lebih lembut seperti asam polihidroksida.

3. Fragrance

Kandungan fragrance berfungsi untuk memberikan aroma khusus pada produk perawatan kulit. Walaupun fragrance yang terkandung berasal dari bahan alami, namun tetap saja akan memicu permasalahan pada kulit sensitif. Terlebih lagi jika aroma fragrancenya sangat kuat, produk tersebut tentu mengandung bahan kimia cukup tajam.

Untuk itu sebelum memilih produk perawatan kulit pastikan pada kemasannya terdapat label no fragrance atau fragrance free.

4. Alkohol

Zat alcohol merupakan pelarut untuk membersihkan minyak dan bakteri penyebab jerawat pada kulit. Alkohol juga berfungsi untuk membuat produk dapat dengan cepat menyerap ke lapisan kulit kulit terdalam. Meskipun begitu penggunaan alkohol atau astrigen pada beberapa kulit seperti kulit kering dan sensitif akan menyebabkan  kekeringan, rasa gatal serta iritasi.

Biasanya alkohol terdapat pada toner atau krim perawatan, maka dari itu telitilah saat memilih produk tersebut. Pilihlah produk dengan label no alcohol atau alcohol free bisa juga memilih alkohol dengan intensitas rendah.

5. Salicylid Acid

Salicylid Acid merupakan musuh besar bagi bakteri penyebab jerawat karena mampu membersihkan kotoran pada wajah sekaligus mengatasi komedo. Tetapi pada kulit sensitif kandungan ini dapat menyebabkan iritasi. Kulit akan menjadi kering, kasar dan mengelupas. Untuk mengatasi permasalahan ini, pilihlah kandungan witch hazel sebagai pengganti salicylid acid.

Witch hazel berkerja seperti salicylid acid, hanya saja terbuat dari bahan alami yang memiliki sifat menyejukan.  Witch hazel juga mambantu proses penyembuhan kulit berjerawat.

Baca Juga:

Cara Merawat Kulit Sensitif

Berikut Beautymom telah merangkum cara merawat kulit sensitifmu agar tetap sehat dan tidak salah langkah, yaitu:

1. Rutin Membersihkan Wajah

Kulit sensitif rentan mengalami breakout dan jerawat untuk itu wajib merawat kulit secara rutin dengan membersihkan wajah setelah berkegiatan. Kotoran dan polusi yang menyumbat pori-pori akan menimbulkan bakteri penyebab jerawat. Bila penumpukan kotoran terus berlanjut, pori-pori akan mengalami peradangan.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, bersihkanlah wajah dengan melakukan double cleansing setiap harinya supaya lebih maksimal. Pembersih pertama menggunakan cleansing balm, micellar water atau milk cleanser untuk membersihkan debu dan sisa-sisa makeup. Setelah itu membersihkan wajah dengan face wash dua kali sehari.

Saat membersihkan wajah, gunakan produk dengan bahan alami atau berbahan kimia lembut. Hindari menggosok kulit wajah terlalu kuat kemudian keringkan wajah dengan tissue atau handuk bersih.

2. Pilihlah Produk Perawatan yang Tepat

Memilih produk perawatan kulit sensitif tidak bisa sembarangan. Bayak kandungan dan zat yang memerlukan perhatian agar tidak memicu timbulnya permasalahan pada kulit. Supaya kulit sensitifmu terbebas dari segala permasalahan lakukanlah perawatan dengan tepat.

Saat ini sudah banyak produk perawatan khusus pemilik jenis kulit sensitif dengan beragam kandungan. Salah satunya ceramide yang bermanfaat untuk melembabkan dan membantu memperbaiki skin barrier. Selain itu kandungan bermanfaat lainnya seperti squalane, jojoba oil dan masih banyak lagi.

Sebelum mengaplikasikan suatu produk pertama kali pada kulit, lakukanlah patch test untuk memasikan keamanan produk. Caranya dengan mengoleskan produk pada bagian belakang lengan atau telinga. Kemudian tunggu selama 24 jam, apabila menimbulkan rasa gatal atau kemerahan maka produk tersebut tidak cocok untuk kulitmu.

3. Gunakan Tabir Surya

Papar sinar matahari langsung dapat menyebabkan meningkatnya sensitifitas kulit dalam waktu lama. Kulit akan menjadi kemerahan dan menimbulkan rasa terbakar. Untuk ini penggunaan tabir surya menjadi hal yang penting  terutama saat melakukan kegiatan outdoor.

Tabur surya berperan sebagai payung pada kulit yang memberikan perlindungan dari efek buruk sinar matahari sepeti UVA/UVB. Gunakanlah tabir surya dengan minimal SPF 30 bahkan lebih. Numun jika kulit sentifmu sedang mengalami iritasi, kenakanlah topi atau masker agar iritasi tidak bertambah parah

4. Jangan Terlalu Sering Mengganti Produk Perawatan

Melihat berbagai produk keluaran terbaru memang sangat mengiurkan dan sayang jika tidak ikut mencoba. Terlebih lagi jika produk tersebut memberi iming-iming hasil luar biasa setelah memakainya.

Perlu diingat bahwa kulit sensitif sangat rentan terkena iritasi dari penggunaan skincare yang berubah-ubah dalam waktu berdekatan. Belum lagi jika produk perawatan kulit tersebut tidak cocok pasti akan menimbulkan breakout dan masalah kulit lainnya.

Seringnya berganti-ganti skincare juga membuat kandungan dalam produk tidak bekerja optimal pada kulit. Baiknya, jika ingin mengganti skincaremu lakukanlah skin fasting untuk menetralisir kulit dari bahan kimia skincare sebelumnya.

5. Terapkan Pola Hidup Sehat

Lakukanlah perawatan kulit dari dalam dengan mengkonsumsi makanan bervitamin seperti sayur dan buah-buahan segar. Makanan bervitamin akan membuat kulit lebih sehat dan awet muda. Junk food atau makanan cepat saji memang terlihat lebih menggoda. Namun jika dikonsumsi terus menerus akan mengganggu kesehatan tubuh terutama pada kulit.

Tak hanya itu, untuk merawat kulit sensitif perlu menerapkan pola hidup sehat dengan mengimbangi minum air putih dan tidur yang cukup. Kurang minum dan tidak tidur cukup membuat kulit terlihat lebih kusam, kering dan munculnya tanda penuaan dini. Kurang tidur juga membuat kandung mata menghitam yang mana akan membuatmu kehilangan rasa percaya diri.

Setelah mengetahui ciri-ciri dan cara merawat kulit sensitif, sobat Beautymom dapat menerapkannya pada diri sendiri. Tentu saja perawatan yang sedang dijalani membutuhkan waktu agar mencapai hasil optimal. Namun bila merasa permasalah kulit sensitif tak kunjung membaik, segera hubungi dokter untuk menerima perawatan kulit secara intensif. Bagaimana menurutmu?

Share
Lobelia Vira

Recent Posts

Style Fashion Wanita dengan Rok Plisket

Dari tahun ke tahun, style fashion selalu berubah terutama untuk style fashion wanita. Dibandingkan dengan…

3 minggu ago

Manfaat Madu Untuk Kecantikan Serta Cara Mengaplikasikannya

Sejak dulu madu sudah terkenal dengan segudang khasiat luar biasa bagi banyak orang. Madu berasal…

3 minggu ago

7 Cara Ampuh Mengatasi Stres Agar Hidup Lebih bahagia

Secara tidak sadar aktifitas yang kita lakukan setiap hari memiliki potensi menyebabkan stres. Kondisi ini…

3 bulan ago

Fakta Menarik yang Perlu Anda Ketahui Tentang Isabela Merced dari Sweet Girl Netflix

Karirnya cemerlang di jagat sinema internasional, beberapa fakta menarik berikut adalah tentang Isabela Merced bintang…

3 bulan ago

Ketahui 5 Love Language Ini Supaya Hubungan Makin Mesra

Perasan jatuh cinta bisa tumbuh pada siapa saja tanpa pandang bulu. Rasa cinta kepada pasangan…

3 bulan ago

Tidak Hanya Bermodal Tampang, Ini Deretan Aktor Korea Multitalenta

Drama Korea memang selalu saja menarik untuk diikuti. Selain ceritanya yang menarik, setiap drama juga…

4 bulan ago